image

Bro & sis sekalian…kreatifitas biker untuk mempercantik tunggangannya memang gak pernah habis…selalu saja ada ide untuk mempergagah si kuda besi kesayangan…tapi ada yang perlu bro semua perhatikan saat melakukan modifikasi terutama buat motor-motor injeksi…

Buat bro & sis semua yang berencana memodif tunggangan kesayangan cukup ekstreme mungkin ingin memodifikasi tunggangan jadi Japs Style, Cafe Racer, Street Fighter, Full Fairing atau aliran modifikasi yang lainnya…Sebaiknya perhatikan beberapa hal berikut menyangkut apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan…cekidot!

image

1.Kunci Kontak
Banyak yang mengganti sok depannya lebih besar dengan versi aftermarket maupun yang model
upside down. Otomatis segitiga atas dan bawah serta kunci kontaknya (KK) ganti baru. Khusus
motor injeksi, sebaiknya KK orisinalnya tetap dipertahankan. Soalnya pernah kejadian ada
yang modif Suzuki Inazuma dan mengganti KK motor lain malah bikin mesin enggak mau menyala.
“Tapi setelah pakai KK orisinalnya, mesin hidup kembali. Ternyata di komponen KK Inazuma ada sensornya,” imbuh Atenx, panggilan akrab empunya TKM.

image

2. Pompa Bensin
Bila tangki bensin orisinal akan diganti dengan model custom, sebaiknya pompa bensin bawaan
motor tetap dipertahankan. “Posisi maupun kemiringan pompa bensin berubah, berakibat kinerjanya tidak maksimal. Solusi yang saya
lakukan yakni tangki orisinal bagian bawah masih saya pakai, tinggal bagian atas dan sampingnya bikin baru sesuai keinginan pelanggan,” tukas builder di Jl. Ciputat Raya, Kebayoran Lama, Jaksel.

image

3. Bank Angle Sensor
Beberapa tunggangan sport dilengkapi bank angle sensor atau sensor kemiringan. Nah bila rangka tunggangan dirombak total, otomatis posisi peranti ini berubah. Namun agar mesin tetap bisa hidup, sebaiknya penempatan peranti ini jangan sembarangan karena ada petunjuknya. “Jadi mau dipindah ke mana saja kalau posisinya sesuai petunjuk, mesin tetap bisa menyala,” tukas Donny ‘Batak’ Permana, penggawang Hantu Laut (HL).

image

4. ECU
Tunggangan sudah mengalami rombakan total, otomatis banyak peranti yang posisinya pindah
ke tempat lain. “Bila posisi ECU berubah posisi, sebaiknya disimpan pada bagian yang tertutup untuk menghindari terkena air. Misal posisi awalnya menghadap ke atas atau tegak, usahakan letaknya sama seperti semula untuk
menghindari adanya gangguan pada peranti tersebut,” tutup builder ngepos di Jl. H. Nawi
Raya, Gg. H. Jeni, Jaksel.

image

5. Kabel Bodi
Bila ada proses custom atau ubah rangka dan disertai pengelasan, sebaiknya peranti ini dilepas dari rangka motor. Tujuannya untuk
menghindari kabel bodi meleleh, terbakar maupun hubungan arus pendek saat proses pengelasan.
(motor.otomotifnet.com)

Sumber: http://m.otomotifnet.com/read_article/17644771/2014/09/26/5_Part_Yang_Pantang_Diotak_atik_Saat_Modifikasi_Motor_Injeksi

Semoga berguna.

Advertisements